Header Ads

Pemkab Sintang Gelar Peringatan Kesaktian Pancasila

SINTANG - REPORTASE.ID, Setiap bangsa membutuhkan suatu ideologi sebagai ide dan pemikiran yang dianggap benar dan sistematis serta memiliki ruang lingkup yang luas, dengan adanya ideologi tersebut maka suatu bangsa itu memiliki pedoman, cita-cita, cermin diri untuk melihat masa depan, sehingga suatu bangsa dapat tumbuh berkembang, dapat bergerak maju dan kokoh, hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sintang saat menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingatihari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan dilapangan sepakbola depan Kodim 1205 Sintang, padahari Senin (2/10/2017).

Perlu diketahui bersama, Bupati Sintang dalam amanatnya, untuk membangun bangsa dan Negara yang dibutuhkan adalah kerjasama, “kita tidak boleh dan tidak butuh kerja sendiri-sendiri, apalagi kalau sampai mengedepankan sebuah ego, membangun Negara ini kita harus bergotong royong saling bersinergi yang berlandaskan nilai-nilai pancasila sehingga segala masalah bangsa dapat diatasi”. kata Jarot.

“saat ini kita hidup di era globalisasi yang menciptakan suasana labil, nilai individualistic kebebasan melemahkan substansi dan citra pancasila, dengan adanya keadaan tersebut kita harus mampu memikul kewajiban dan tanggung jawab untuk terus memelihara menjaga memperkuat dan mempertahankan nilai-nilai pancasila ditengah masyarakat”. tutur Jarot.

Menurut Bupati Sintang, penerapan nilai pancasila harus benar dan nyata diterapkan didalam kehidupan sehari-hari, “semua energi rasa nasionalisme kita harus kita curahkan untuk dapat membumikan rasa Pancasila dengan cara melakukan pendekatan yang lebih konseptual, konsisten dengan kenyataan masalah yang sedang kita hadapi”. Ungkapnya.

“tugas kita hari ini dan kedepannya, kita terus menjaga kesaktian pancasila yang telah kita sepakati bersamasebagai ideology bangsa dan Negara, dan dapat memupuk nilai-nilai pancasila diatas bumi Indonesia”. pesan Bupati Sintang.

Dalam pelaksanaan apel hari kesaktian pancasila tersebut, Letnan Dua Infantri. Pery Raja gukguk bertindak selaku komandan upacara yang sehari-harinya bertugas sebagai komandan Unit Intel Kodim 1205 Sintang, kemudianAsisten Pemerintahan, Abdul Syufriadi menjadi pembaca undang-undang dasar, dan para peserta apel peringatanhari kesaktian pancasila terdiri dari unsur TNI/POLRI, PNS, Mahasiswa, para pelajar SMA. (Alex)

Diberdayakan oleh Blogger.