Header Ads

Minta Lahan Bekas HGU Dikembalikan ke Masyarakat

SINTANG -  REPORTASE. ID,  Hasrat warga di Desa Paoh Kecamatan Kayan Hilir  yang terus kwatir dengan hak kepemilikan atas tanah garapan PT. Kirana Kapuas seluas 1.800 hektar tak kunjung terwujud. Berbagai upaya telah dilakukan warga untuk mewujudkan impiannya ini, salah satunya dengan menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Sayangnya  masyarakat menilai semuanya sia-sia belaka, demikian disampaikan, Markus Kepala Desa Paoh Kecamatan Kayan hilir Kabupaten Sintang,  Senin (04/09).

Masyarakat Desa Paoh sudah sejak lama merindukan hak kepemilikan atas tanah tersebut. Apalagi, sebanyak 247 KK di Desa Paoh hingga kini belum memiliki kebun karet kepemilikan sendiri yang dulunya telah digarap oleh PT.Kirana Kapuas.

“Selama ini perkonomian masyarakat sangat bergantung dari hasil karet garapan eks HGU itu. Kasihan masyarakat yang sampai saat ini belum punya kepastian,” kata dia sembari berharap pihak Pemerintah bisa merekomendasikan aspirasi masyarakat ini.

Diketahui, tanah garapan eks HGU ini terlantar sejak tahun 1996 silam. Perusahaan Kirana Kapuas yang merupakan cabang  dari Perusahaan NKP yang memegang HGU dalam pengelolaan lahan kebun karet tersebut sudah tak beroperasi lagi.

"Markus meminta kepada Pemerintah Daerah supaya dilakukan pemutihan HGU dari Perusahaan dan hak milik dikembalikan kembali pada masyarakat Desa Paoh," Pintanya.  (Alex)
Diberdayakan oleh Blogger.