Header Ads

Ajak Hidup Sehat Tanpa Narkoba

SINTANG - REPORTASE. ID, Ratusan peserta yang terdiri kalangan SMA, Mahasiswa baru Stikara, perwakilan Universitas Sintang serta Para Dosen Stikara mengikuti acara Stadium General Stikes Kapuas Raya Sintang (Stikara) dengan tema "Membentuk Jiwa Yang Cerdas dan Bersih Tanpa Narkoba",  Senin (11/09).

kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Pancasila Sintang diawali sambutan Ketua Stikara Sintang Dr. Uray B. Asnol, MM, M. Kes diwakilkan oleh Plt. Drs. H. Jannah Lingga, M. Si.

Dengan diadanya kegiatan tersebut dimaksud agar mahasiswa Stikara dapat mengetahui dampak dari penyalahgunaan narkoba serta berperan sebagai pelopor atau mensosialisasikan anti narkoba baik dilingkungan kampus dan lingkungan masyarakat.

Salah satu Narasumber kegiatan tersebut Kajari Sintang Syahnan Tanjung, B. Sc, SH, mengatakan bahwa Penyalahgunaan narkoba dimulai dengan menghisap rokok.

"Dengan merokok inilah kita bisa terkena pemakaian narkoba, awalnya mencari tahu, kemudian ingin tahu, selanjutnya ingin merasakan hal ini dikarenakan mental yang kurang baik sehingga menjadikan jasmani dan rohani yang sakit, untuk itu yang namanya narkoba jangan sekali-kali untuk dicoba apalagi sampai kecanduan maka pintu penjara sudah siap menyambutnya karena melakukan perbuatan melawan hukum serta tidak mendukung program Pemerintah".

Ia juga mengajak agar seluruh peserta kegiatan bahu membahu membantu melawan narkoba agar generasi muda terhindar dari pengaruh barang haram tersebut.

Dikesempatan yang sama Kapolres Sintang yang diwakilki oleh Kasat Resnarkoba Polres Sintang Iptu Aris Setiawan, SH,  mengatakan bahwa mahasiswa dan pelajar harus bisa mengendalikan diri terhadap narkoba. Tidak itu saja, para mahasiswa dan pelajar harus bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Pemberantasan narkoba tak hanya tugas Kepolisian, Narkoba adalah bahaya laten. Kapanpun dan dimanapun, pemberantasan dan pencegahan penggunaan Narkoba butuh waktu. Tak hanya menjadi tugas Polri, tapi seluruh lapisan masyarakat harus aktif, terutama orang tua untuk bisa mengawasi anak-anaknya, jangan sampai terjerumus" ujar Iptu Aris yang kemudian dilanjutkan dengan menyematkan Pin anti narkoba kepada peserta.

Kepala BNK Sintang Agus Akhmadin, SE, M. AP. juga mengatakan bahwa peredaran narkoba dikalangan pelajar dan mahasiswa cukup memprihatinkan, untuk itu dibutuhkan upaya konkrit untuk menyelamatkan generasi bangsa dari jeratan narkoba.

"Karakter mahasiswa dan pelajar masih labil, ketidakpercayaan diri dan pengaruh lingkungan sekitar mempengaruhi mahasiswa untuk memakai narkoba, ini yang harus kita cegah sebelum menjadi pecandu." tutup Agus

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diakhiri dengan penyerahan plakat dan sertifikat kepada nara sumber.
(Alex/Hariyanto)
Diberdayakan oleh Blogger.