Header Ads

Polsek Ketungau Tengah dan Koramil Ajak Warga Cegah Karhutlah

SINTANG - REPORTASE.ID, Polsek Ketungau Tengah, Sintang, Kalimantan Barat lakukan proaktif policing pencegahan Karhutla melalui Spanduk berbahasa daerah, Senin (07/08/2017)

Berbagai cara dan upaya di lakukan Kapolsek Ketungau Tengah Ipda Eko Supriyatno,S.AP,M.AP untuk pencegahan Karhutla di wilayah Ketungau Tengah seiring maraknya laporan titik api ( Hotspot), beberapa waktu yang lalu.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memasang spanduk pencegahan Karhutla dengan bahasa daerah setempat yang di pasang di sekitar lahan ladang warga.

Kapolsek Ketungau Tengah melalui Kasi Humas Bripka S.Muarif merealisasikan kegiatan tersebut dengan menggandeng personil Koramil dan dibantu anggota Bhabinkamtibmas. "Sengaja Kapolsek membuat spanduk Karhutla pakai bahasa daerah dengan harapan masyarakat lebih paham dan lebih mengerti dengan isi spanduk ini" terang S Muarif di sela sela pemasangan spanduk.

Di temui terpisah, Kapolsek Ketungau Tengah menjelaskan bahwa spanduk dengan bahasa daerah tersebut sudah di perbanyak (cetak) untuk di pasang di Desa se Kecamatan Ketungau Tengah. Pemasangan nantinya akan dilakukan oleh anggota Bhabinkamtibmas di Desa binaannya pada saat melakukan sambang Desa dan di pasang di tempat strategis aktifitas warganya.

Menanggapi ide kreatif anggotanya dalam upaya pencegahan terjadinya kebakaran  hutan dan lahan, Kapolres Sintang Akbp Sudarmin,SIK,MH melalui Paur Subbag Humas Iptu Hariyanto, mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Kapolsek Ket. Tengah merupakan salah satu upaya agar masyarakat setempat lebih memahaminya apabila menggunakan bahasa daerah setempat. " Tidak masalah itu, justru dengan pola seperti itu diharapkan warga masyarakat setempat lebih paham dan akan lebih mengena," unjar Iptu Hariyanto.

Lebih jauh dikatakannya, terobosan-terobosan kreatif harus dilakukan  dan dimunculkan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, pada musim kemarau tahun ini. Melalui langkah-langkah pre-emtif dan preventif yang dilakukan diharapkan tidak terjadi lagi kebakaran seperti tahun lalu.(Alex/Hariyanto)

Diberdayakan oleh Blogger.