Header Ads

Penggondol Uang 200 Juta Milik Yohana Tertangkap

SINTANG - REPORTASE.ID, Selang 11 hari Setelah kenyang melancarkan aksinya MKN (47) akhirnya diborgol Kepolisian Resor Sintang, Kalimantan Barat pada hari sabtu,(29/7) pekan lalu.

Dalam keterangan rilisnya Waka Polres Sintang, Kompol Amri Yudhi, SIK,MH, didampingi Kasat Reskrim AKP. Eko Mardiyanto,SIK,MH dan Paur Subbag Humas Polres Sintang,Iptu Hariyanto. Pada Kamis,(3/8) di Polres Sintang.

Waka Polres Mengungkapkan awal tertangkapnya MKN yang merupakan warga Kubu Raya tersebut ,setelah melancarkan aksinya dengan modus menconkel pintu mobil  Toyota Agya Silver Nopol KB 1728 EE dan berhasil menggondol Rp.200 juta milik Yohana (49) warga Kelurahan Kapuas Kanan Hilir Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang  yang tak lain komite SMAN 2 Sintang.

Diungkapkanya pelaku merupakan residivis kambuhan sebelumnya telah melakukan kasus yang sama bahkan dua kali dan berhasil diamankan pihak Mapolresta Pontianak, belum lama ini.

Dalam kronologis singkatnya, Wakapolres Sintang mengungkapkan, Pada Selasa (18Juli 2017) sekiatar jam 09.00 Wib Pelapor pergi ke Bank Kalbar Sui. Durian untuk mengambil uang komite sekolah SMA N 2 Sintang Sebesar Rp. 300 juta  dengan menggunakan mobil Toyota Agia Warna Silver No Plat KB 1728 EE.

Setelah itu korban menuju toko ATM Collection dengan menggunakan mobil toyota Agya miliknya untuk melakukan transaksi pembayaran di toko tersebut sejumlah Rp. 100 juta Sekitar 15 menit kemudian korban keluar dari toko namun betapa kagetnya  melihat pintu mobil sebelah kanan telah rusak dan uang sebesar Rp. 200 juta raib digasak maling.

"Korban ini baru keluar dari toko tapi pintu mobilnya sudah terbuka,dan lebih kagetnya lagi uang  yang disimpan didalam kantong plastik di mobil telah hilang."terangnya.

Menurut keterangan korban,  uang tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membayar pakaian seragam sekolah SMAN 2 Sintang di beberapa toko.

Lanjut Waka Polres bahwa dengan berbekal Laporan korban tersebut Kasat Reskrim Polres Sintang membentuk team untuk mengungkap kasus Atensi tersebut. Setelah team terbentuk kemudian mencari CCTV serta mencari

"Setelah tim terbentuk selanjutnya kami mengumpulkan saksi-saksi yang ada disekitar TKP. Setelah informasi didapat disekitar TKP sudah cukup dan berdasarkan dengan hasil gelar perkara awal sudah didapat cukup bukti untuk siapa pelakunya kemudian team berangkat ke Pontianak dan dibantu oleh team dari Polresta Pontianak untuk melakukan penangkapan terhadap pelakunya," terangnya.

Kemudian team berhasil mengamankan pelaku utama dan sebagai eksekutor dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Sintang guna dilakukan pengembangan untuk TKP lain dan barang bukti.

Berikut barang bukti yang berhasil diamankan di Mapolres Sintang, 1 Unit Sepeda motor Suzuki Satri FU. l 1 Unit Sepeda motor Yamaha Mio GT KB 4980 om. Uang hasil pencurian sebesar Rp. 4.500.000; Satu Unit HP Merk Nokia warna hitam , satu Jam tangan warna hitam,1 Helai baju yang dipergunakan  pada saat melakukan Tindak Pidana Curas. satu Pasang sandal yang digunakan pada saat melakukan Tindak Pidana.

"Barang bukti berupa uang tinggal Rp.4.500.000; selebihnya dari total Rp.200 juta sudah dipergunakan pelaku untuk poya-poya,"Pungkasnya.

Sementara pengakuan Tersangka MKN saat ditanya awak media ini di Polres menuturkan dirinya melakukan hal itu hanya diajak rekananya yang berjumlah dua orang sementara dirinya bertugas mengawasi.

"Saya hanya diajak kawan ada dua orang yang satu tugasnya mencongkel dan saya dapat tugas mengawasi,duit sudah banyak saya gunakan untuk sewa rumah dan nyekolahkan anak,dan saya janji ini yang terakhir kali lah,"sanggahnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP. Eko Mardiyanto sangat menyayangkan korban saat mengambil uang dalam jumlah besar tidak menggunakan pengawalan dan pengamanan sehingga memberi peluang pelaku tindak kejahatan untuk berbuat nekat.

"Lain kali kepada masyarakat Sintang apabila mengambil uang dalam jumlah besar baiknya minta pengawalan dari Polisi gratis tidak dipungut apapun," sesalnya.
(Alex/Hariyanto)

Diberdayakan oleh Blogger.