Header Ads

Kendati Dinilai Baik, Sistem Zonasi PPDB Boleh Dikaji Ulang

SANGGAU - REPORTASE.ID, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, Poheng Gew, S,Pd.,M.A, Jumat (11/08) mengatakan adanya peraturan tentang zonanisasi oleh Pemerintah itu maksudnya sangat baik yaitu untuk pemerataan penerimaan siswa. 

Hal itu dikatakannya kepada REPORTASE.ID terkait banyaknya pertanyaan dan keluhan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang belum lama ini dilaksanakan oleh sekolah.

"Nah, karena jumlah siswa yang terbatas diantara Sekolah satu dengan yang lain itu jauh, kalau misalnya ada Sekolah yang menerima murid katakanlah jumlahnya tidak memenuhi seperti yang dikatakan didalam Peraturan Menteri (PERMEN) minimal 20 maksimal 32, katakanlah tanggung 34 begitu, atau 35. Apakah kita harus membuang murid yang lebih kapasitas itu, kan tidak mungkin," jelasnya.

Jadi, lanjutnya, anak itu mau Sekolah kemana sementara tempat Sekolah itu jauh. Lain halnya di perkotaan, karena mereka punya pilihan tidak ke Sekolah yang satu bisa ke Sekolah yang lainnya. 

Sepertinya Permen ini belum bisa kita terapkan sepenuhnya, bukan berarti tidak mendukung. Jika Sekolah di Kabupaten hal ini masih dapat kita mengakomodirnya, untuk Sekolah yang terdekat. "Tetapi jika didaerah perdalaman atau di kampung-kampung. Agar Peraturan Menteri ini dapat dikaji ulang dan ada kebijakan lain," tuturnya.

Ia juga menyampaikan kepada teman-teman guru didaerah agar menerima ditempat anak itu tinggal dan tidak mungkin ditolak. "Nantinya akan kita usulkan agar dapat dipertimbangkan lagi," timpalnya. (zn)

Diberdayakan oleh Blogger.